Ferguson Tantang QPR Mengulang Kisah Suksesnya

Tekanan pada laga pamungkas Premier League hari Minggu, 13 Mei 2012, malam nanti tidak ada hanya ada dipundak Manchester City dan Manchester United. Queens Park Rangers juga merasakan hal serupa, apalagi pasukan Mark Hughes ditantang Sir Alex Ferguson untuk mengulang sukses yang ia raih 29 tahun silam.

Kemenangan atas ManCity di Etihad Stadium bisa memastikan posisi mereka di Premier League dan terhindar dari sedotan zona degradasi. Tidak hanya itu, QPR juga bisa menjadi mimpi buruk tuan rumah dengan menggagalkan peluang 'The Citizens' meraih juara Liga Inggris pertama dalam 44 tahun, sekaligus mematahkan dominasi sang tetangga.

Demi memompa semangat QPR, Ferguson melemparkan sebuah tantangan besar buat Joey Barton cs untuk menciptakan kejutan seperti yang ia buat pada 11 Mei 1983. Kala itu pelatih asal Skotlandia itu membawa Aberdeen menang atas Real Madrid pada ajang Piala Winners di Swedia.

"Anda tahu apa yang saya lakukan 29 tahun lalu?" ujar Ferguson, seperti yang dikutip Associated Sports.
"Saya membawa sebuah tim kecil bernama Aberdeen ke Swedia untuk mengalahkan Real Madrid di final Piala Eropa dengan 11 pemain bentukan sendiri, dengan pemain tertua berusia 27 tahun. Itulah tantangan untuk QPR, untuk menjadi seperti Aberdeen," tantang pelatih berusia 70 tahun itu.

"Tentu saja kemungkinannya cukup sulit melawan mereka, City dalam form yang bagus dan mereka bermain di kandang. Tapi selama mereka manusia anda tidak tahu. Anda berhadap sesuatu yang bodoh terjadi," tambah Fergie.

Saat ini posisi QPR berada hanya satu strip diatas zona merah. Jika gagal mendulang poin, posisi klub yang baru dibeli oleh taipan asal Malaysia, Tony Hernandes, itu terancam oleh Bolton yang hanya minus dua poin saja.

Ferguson lalu menilai tiket Premier League musim depan jelas jadi incaran pasukan Loftus Road. Transfer lumayan besar yang mereka lakukan sepanjang musim ini tentu jadi taruhan.

"QPR sedang berjuang demi masa depan mereka di Premier League. Mereka sudah menginvestasikan banyak uang untuk berada di posisi mereka," ucap pelatih yang musim depan menjalani musim ke-25nya bersama MU itu